Category: Uncategorized


6_Rahasia Allah

Allah SWT selesai menciptakan Jibrail as dengan bentuk yang cantik, dan Allah menciptakan pula baginya 600 sayap yang panjang , sayap itu antara timur dan barat (ada pendapat lain menyatakan 124,000 sayap). Setelah itu Jibrail as memandang dirinya sendiri dan berkata:- “Wahai Tuhanku, adakah engkau menciptakan makhluk yang lebih baik daripada aku?.”
Lalu Allah swt berfirman yang bermaksud.. “Tidak” Kemudian Jibrail as berdiri serta solat dua rakaat kerana syukur kepada Allah swt. dan tiap-tiap rakaat itu lamanya 20,000 tahun. Setelah selesai Jibrail as solat, maka Allah SWT berfirman yang bermaksud. “Wahai Jibrail, kamu telah menyembah aku dengan ibadah yang bersungguh-sungguh, dan tidak ada seorang pun yang menyembah kepadaku seperti ibadat kamu, akan tetapi di akhir zaman nanti akan datang seorang nabi yang mulia yang paling aku cintai, namanya Muhammad.’ Dia mempunyai umat yang lemah dan sentiasa berdosa, sekiranya mereka itu mengerjakan solat dua rakaat yang hanya sebentar sahaja, dan mereka dalam keadaan lupa serta serba kurang, fikiran mereka melayang bermacam-macam dan dosa mereka pun besar juga. Maka demi kemuliaannKu dan ketinggianKu, sesungguhnya solat mereka itu aku lebih sukai dari solatmu itu. Kerana mereka mengerjakan solat atas perintahKu, sedangkan kamu mengerjakan solat bukan atas perintahKu.”
Kemudian Jibrail as berkata: “Ya Tuhanku, apakah yang Engkau hadiahkan kepada mereka sebagai imbalan ibadat mereka?” Lalu Allah berfirman yang bermaksud. “Ya Jibrail, akan Aku berikan syurga Ma’waa sebagai tempat tinggal…” Kemudian Jibrail as meminta izin kepada Allah untuk melihat syurga Ma’waa. Setelah Jibrail as mendapat izin dari Allah SWT maka pergilah Jibrail as dengan mengembangkan sayapnya dan terbang, setiap dia mengembangkan dua sayapnya dia boleh menempuh jarak perjalanan 3000 tahun, terbanglah malaikat jibrail as selama 300 tahun sehingga ia merasa letih dan lemah dan akhirnya dia turun singgah berteduh di bawah bayangan sebuah pohon dan dia sujud kepada Allah SWT lalu ia berkata dalam sujud:
“Ya Tuhanku apakah sudah aku menempuh jarak perjalanan setengahnya, atau sepertiganya, atau seperempatnya?”
Kemudian Allah swt berfirman yang bermaksud. “Wahai Jibrail, kalau kamu dapat terbang selama 3000 tahun dan meskipun aku memberikan kekuatan kepadamu seperti kekuatan yang engkau miliki, lalu kamu terbang seperti yang telah kamu lakukan, nescaya kamu tidak akan sampai kepada sepersepuluh dari beberapa perpuluhan yang telah kuberikan kepada umat Muhammad terhadap imbalan solat dua rakaat yang mereka kerjakan…..”
Marilah sama2 kita fikirkan dan berusaha lakukan… Sesungguhnya Allah S.W.T telah menyembunyikan 6 perkara iaitu :-
1. Allah S.W.T telah menyembunyikan redha-Nya dalam taat.
2. Allah S.W.T telah menyembunyikan murka-Nya di dalam maksiat.
3. Allah S.W.T telah menyembunyikan nama-Nya yang Maha Agung di dalam Al-Quran.
4. Allah S.W.T telah menyembunyikan Lailatul Qadar di dalam bulan Ramadhan.

Iklan

Bab Nikah

Bab Nikah
• Tunduklah pandangan Anda. Dan jangan mengumbar mata. Sungguh, pandangan itu anak panah beracun.

• Jangan menengahi dua wanita, tetapi lewatlah sisi kiri atau kanannya.

• Menikahlah, sebab orang yang menikah itu telah menyempurnakan sebagian agamanya.

• Pilihlah wanita yang baik agamanya.

• Jangan teburu-buru mentalak. Talak adalah perbuatan halal yang paling dibenci Allah.

• Peringatkan isteri, anak, dan kerabat wanita Anda dari meminta talak dengan sebab urusan sepele.

• Jangan membiasakan diri bersumpah dengan talak.

• Jagalah diri Anda bila Anda belum menikah hingga Allah mencukupkan Anda dengan krunia-Nya; dan mintalah bantuan dengan berpuasa.

• Bila datang pada laki-laki yang Anda sukai agama dan perilakunya, maka nikahkanlah ia dengan puteri Anda; dan janganlah Anda memahalkan mahar.

• Janganlah Anda berpesta dengan kemungkaran saat akad atau walimah.

• Penuhilah mahar isteri Anda, penuhilah hak-haknya dan perbaguslah pergaulan Anda dengannya.

• Beritahulah isteri Anda mengenai hak-hak suami-isteri.

• Janganlah Anda menyenggamai isteri Anda saat (haid) atau (nifas).

• Ajarilah isteri Anda dengan hukum-hukum Allah dan jangan biarkan ia menganut kebatilan.

• Berlaku adil dalam pembagian jatah atas isteri-istri Anda, dan jangan berbuat zalim.

• Nafkahil;ah isteri dan anak Anda, dan jangan berlaku bakhil.

• Janganlah menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggungan Anda.

• Pilihkan bagi anak Anda nama yang baik.

• Janganlah Anda melebihi anak laki-laki atas anak perempuan.

• Samakanlah pemberian Anda pada anak-anak Anda.

• Didiklah anak-anak Anda; dan bebankan pada mereka adab-adab utama di usia (tamyiz).

• Bermufakatlah dengan isteri Anda mengenai cara mendidik anak. Perselisihan Anda adalah sumber malapetaka bagi akhlak anak Anda.

• Janganlah Anda merusak hubungan suami isteri dan dua orang yang saling mencinta.

• Perintahkanlah isteri Anda mengenakan (jilbab) sempurna yang diwajibkan Islam demi menjaga diri mereka dan masyarakat. Sebab, di dalam ketelanjangan dan berhias diri terdapat kerusakan dan kesengsaraan masyarakat.

• Perintahkanlah isteri Anda memakai (hijab) pada laki-laki bukan mahram, seperti anak paman Anda dan saudara laki-laki Anda sebab, kini para wanita telah terbiasa tidak berhijab pada mereka.

• Jangan Anda relakan isteri menjahitkan baju pada selain wanita muslim.

• Jangan Anda perbolehkan isteri Anda mengenakan kaos kaki teranparan atau warna warni.

• Cegahlah isteri Anda memakai sepatu berhias agar tidak mengundang pandangan laki-laki.

• Jangan Anda biarkan isteri berdesak-desakan dengan laki-laki dan membuka aurat di depan pembeli. Sungguh, Al;lah itu cemburu, maka orang muslim lebih berhak cemburu.

• Laranglah isteri Anda bernazar meninggalkan sebagian makanan. Sebab, itu tidak disyariatkan.

• Laranglah isteri Anda mengiringi jenazah.

• Ajarilah isteri dan anak perempuan Anda menjaga rahasia suami mereka.

• Jangan biarkan isteri dan anak perempuan Anda menyakiti suami mereka dengan perkataan, perbuatan, atau penolakan.

• Cegahlah isteri Anda bergaul dengan wanita yang (mutabariyyah) hingga tidak tertulari. Dan di sisi lain, ridha dengan kemaksiatan adalah maksiat.

• Laranglah isteri Anda menghadiri pesta yang mengundang (penyanyi) dan (penari wanita), serta alat-alat musik yang terlarang.

• Jangan Anda biarkan isteri Anda membicarakan dengan tamu di depan pintu rumah.

• Jangan biarkan isteri Anda berbicara dengan laki-laki, melaionkan karena terpaksa, dan tampa melembutkan suara.

• Ajarilah isteri Anda untuk tinggal di rumah dan itulah fitrah penciptaan mereka; dan jangan Anda biarkan mereka keluar rumah tampa izin Anda.

• Jangan Anda biarkan isteri Anda pergi bertamasya,. Menghadiri pesta, atau pergi ke bioskop sendirian. Sebab, tempatb-tempat itu mengajarkan kekejian.

Bab Berpakaian

• Pakailah (‘imamah!)ia adalah mahkota dan syiar seorang muslim.

• Janganlah kau memanjangkan pakaian hingga di bawah mata kaki; dan jangan sombong saat berjalan.

• Pakailah baju Islam; dan jangan menyerupai orang kafir dan manusia rusak.

• Pakailah pakaian dan sepetu Anda mulai dari sisi kanan dan lepaskan dari sisi kirimu.

• Jangan Anda memperbolehkan keluarga Anda memakai celana dan baju pendek yang menampakkan aurat

• Jangan memakai kain sutra dan emas. Sebab, keduanya haram bagi laki-laki.

• Jangan menyerupai (wanita), dan jangan biarkan wanita menyerupai laki-laki.

• Janganlah Anda mengenakan baju yang terlalu mewah atau baju yang terlalu jelek.

• Bila Anda memakai baju baru, maka bersedakahlah dengan baju lama.

• Biarkan jenggot Anda tumbuh. Sebab, Nabi saw, pernah bersabda .”potonglah kumis dan biarkan jenggot.”

Rahmat Mulyadi

Gambar Baca lebih lanjut

Renungan dan kajian kaum beriman (Muslimin).

Lima hal,Lebih baik dari harta yang dwakafkan
Ada lima hal yang jika kamu lakukan, manfaatnya jauh lebih baik dari Harta- Harta yang diwafkan.
Pertama,
jangan membicarakan hal yang tidak bermanfaat bagimu,karena itu lebih utama dandapat menjagamu dari dosa.
Kedua,
jangan membicarakan hal yang bermanfaat bagimu sampai kamu mendapatkan tempatnya, karena beberapa banyak orang yang membicarakan suatu hal yang bermanfaat baginya, tetapi ia meletakkannya bukan pada tempatnya,lalu ia binasa.
ketiga,
jangan berdeat dengan orang yang santun dan jangan pula berdebat dengan orang yang bodoh,karena orang yang santun akan membencimu dan orang yang bodoh akan menyakitimu.
keempat,
sebutlah saudaramu yang jauh dengan nsesuatu yang engkau sukai jika ia menyebutmu dengannya, dan sembunyikanlah apa yangengkausukai jika ia menyembunyikannyapuladarimu.Dan
kelima.
Beramallah seperti amal seorang yang melihat amal akan dibalas dengan kebaikan dan akan dicegah dari keburukan.

Picture 008

“Kiat melawan hawa nafsu”

Rasulullah menggambarkan perang melawan hawa nafsu sebagai sebuah jiha. Ini dikatakannya setelah pulang dari “perang baar” melawan musyrikin quraisy yang dimenangkan oleh pihak kaum Muslimin,” kita kembali dari jihad kecil menghadapi jiha besar?”
“Apa yang dimaksud dengan jihad akan kita hadapi itu?”
Dan berikut resep dari “Ibnu Qaiyim” agar kita bisa membebaskan diri dari jeratan hawa nafsu:
.Memiliki kesabaran dalam setiap menghadapi kepahitan sebaik-baiknya hidup ialah jika seseorang mengetahui hdup itu dengan kesabaran.
.Berpikir bahwa dia diciptakan bukan untuk kepentingan nafsu, tetapi untuk urusan yang besar, yang tidak bisa dicapai kecuali dengan menentang nafsunya.
.Mempertimbangkan akibat nafsu, sehingga ia tau berapa nafasu itu meloloskannya kepada ketaatan dan mendatangkan kehinaan.
.Mempertimbangkan hak orang lain dengan sebenar-benarnya, kemudian menggambarkan jika kedudukannya seperti orang lain.
.Menghinakan diri sendiri karena tunduk kepada hawa nafsu. Jangan tertipu kehebatan dan kesombongan orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya.
.Ingatlah sabda Nabi: Orang yang kuat itu bukan karena dengan bergulat, tetapi orang yang kuat ialah yang dapat menguasai dirinya tatkala sedang marah.******

“Tadaru,Khusyu”
Bahwa do’a itu harus diawali dengan sebutan nama Allah dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Sebagai penutup adab do’a dikemukakan, bahwa do’a itu baru diucapkan sesudah taubat membersihkan diri dari segala perbuatan yang keji.
Adab-adalah do’a ini pernah dibacakan “Imam Ghazali” dalam kitabnya, bahkan “Imam Ghazajali” menekankan kepada yang dinamakan “adab bathin”, yang baginya menjadi pokok sebab diterimanya sesuatu do’a oleh Tuhan. Tuhan hanya menerima do’a-do’a orang-orang yang bersih jiwanya, yang tidak ada hasud dan dengki dalam jiwanya, jika sifat-sifat bathin yang keji itu masih bersarang dalam jiwanya, meskipun badannya bersih, ucapannya jelas, dan air matanya menetes, kebumi, namun do’anya tetap ditolak Tuhan, “Imam Ghazali” untuk menguatkan alasannya mengemukakan sebuah cerita dari bani israil, yang pada suatu ketika kekurangan hujan. Meskipun Nabi Musa terus berdo’a meminta dicurahkan hujan, tetapi tuhan menyampaikan kepadanya wahyu. Aku tidak memperkenankan do’amu, dan do’a orang-orang yang bersamamu, karena ada diantaranya terdapat tukang fitnah dan dengki hati..***********

Tafakur berarti berkonsentrasi,memusatkan pikiran ke suatu tujuan,untuk mendapatkan suatu jawaban,untuk kepastian yang tidak terjangkau oleh akal …?.
Tafakur berarti teringat , terkenang refleksi atau perenungan tentang sesuatu . Tafakur adalah mengevaluasi diri sendiri serta memahami kebesaran , keindahan dan kemuliaan Allah SWT sambil memohon petunjuk-Nya .
Melakukan Tafakur di malam hari sesuatu shalat tahajud sangat baik dengan mengagungkan nama Allah . Bila pelaksanaan tahajud dan tafakur ini dilakukan dengan sungguh – sungguh , sabar , ikhlas , tidak dibebani urusan dunia , insya Allah akan datang tuntunan baginya dan mendapatkan tempat yang terpuji sebagaimana janji Allah .
Beberapa hal yang dianjurkan untuk direnungkan dalam bertafakur , adalah
1 .Bertafakur tentang ciptaan Allah dan kehidupan alam semesta . Perenungan ini akan mendorong kita mengakui kebesaran dan kekuasaan Allah yang tidak terbatas dan betapa tiada artinya diri kita dibandingkan dengan kebesaran Allah .
2 .Bertafakur tentang karunia , kemudahan dan nikmat yang telah dilimpahkan oleh Allah .perenungan nikmat Allah , akan mendorong kita selalu mensyukuri dan menyibukan diri dengan ibadah dan amal sholeh sebagai wujud kecintaan kita kepada Allah .
3 .Bertafakur tentang luasnya pengetahuan Allah . perenungan ini akan membuahkan rasa malu dalam diri ketika Allah menemui kita ditempat larangan-Nya atau tidak menjumpai kita ditempat perintahnya .
4 .Bertafakur tentang kefanaan kehidupan dunia dan kekalnya kehidupan akhirat. Pernungan ini akan mendorong sikap Zuhud terhadap dunia dan kecintaan kepada Akhirat.
5 .Bertafakur supaya tidak lalai kepada Allah, akan mendorong kita untuk beribadah, takut meninggalkan perintah dan mengerjakan laranannya.
6 .Bertafakur tentang amal saleh dan perbuatan dosa serta ganjaran / siksa terhadapnya, perenungan ini mendorong kita selalu beramal saleh, berbuat baik dan menghidari perbuatan dosa.
7 .Bertafakur tentang kematian akan mendorong kita selalu beribadah dan berbuat baik sebagai bekal kehidupan di akhirat kelak.
Kita dilarang melakukan tafakur tentang “ Dzat Allah “, karena bekal benih kesetanan Bertafakur tentang Dzat Allah adalah mustahil Karenna yang fana (Manusia) tidak dapat merenungkan Yang Kekal ( Allah ) Dzat Allah tidak dapat dijangkau oleh perkiraan manusia.
Al Gazali meriwayatkan bahwa Ibnu Abbas, saudara sepupu dan sahabat Nabi Muhammad SAW. Suatu ketika mengatakan bahwa sebagian orang berusaha berfikir tentang Dzat Allah. Nabi menjawab bahwa seharusnya mereka berfikir tentang makhluk – makhluk Allah dan bukan Allah sendiri. “ Berfikir tentang segala sesuatu kecuali Dzat Allah.” demikian salah satu sabda Nabi Muhammad SAW.”
Rahmat Mulyadi Taman Bima Permai Blok A 11 Cirebon Jabar