Bab Nikah
• Tunduklah pandangan Anda. Dan jangan mengumbar mata. Sungguh, pandangan itu anak panah beracun.

• Jangan menengahi dua wanita, tetapi lewatlah sisi kiri atau kanannya.

• Menikahlah, sebab orang yang menikah itu telah menyempurnakan sebagian agamanya.

• Pilihlah wanita yang baik agamanya.

• Jangan teburu-buru mentalak. Talak adalah perbuatan halal yang paling dibenci Allah.

• Peringatkan isteri, anak, dan kerabat wanita Anda dari meminta talak dengan sebab urusan sepele.

• Jangan membiasakan diri bersumpah dengan talak.

• Jagalah diri Anda bila Anda belum menikah hingga Allah mencukupkan Anda dengan krunia-Nya; dan mintalah bantuan dengan berpuasa.

• Bila datang pada laki-laki yang Anda sukai agama dan perilakunya, maka nikahkanlah ia dengan puteri Anda; dan janganlah Anda memahalkan mahar.

• Janganlah Anda berpesta dengan kemungkaran saat akad atau walimah.

• Penuhilah mahar isteri Anda, penuhilah hak-haknya dan perbaguslah pergaulan Anda dengannya.

• Beritahulah isteri Anda mengenai hak-hak suami-isteri.

• Janganlah Anda menyenggamai isteri Anda saat (haid) atau (nifas).

• Ajarilah isteri Anda dengan hukum-hukum Allah dan jangan biarkan ia menganut kebatilan.

• Berlaku adil dalam pembagian jatah atas isteri-istri Anda, dan jangan berbuat zalim.

• Nafkahil;ah isteri dan anak Anda, dan jangan berlaku bakhil.

• Janganlah menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggungan Anda.

• Pilihkan bagi anak Anda nama yang baik.

• Janganlah Anda melebihi anak laki-laki atas anak perempuan.

• Samakanlah pemberian Anda pada anak-anak Anda.

• Didiklah anak-anak Anda; dan bebankan pada mereka adab-adab utama di usia (tamyiz).

• Bermufakatlah dengan isteri Anda mengenai cara mendidik anak. Perselisihan Anda adalah sumber malapetaka bagi akhlak anak Anda.

• Janganlah Anda merusak hubungan suami isteri dan dua orang yang saling mencinta.

• Perintahkanlah isteri Anda mengenakan (jilbab) sempurna yang diwajibkan Islam demi menjaga diri mereka dan masyarakat. Sebab, di dalam ketelanjangan dan berhias diri terdapat kerusakan dan kesengsaraan masyarakat.

• Perintahkanlah isteri Anda memakai (hijab) pada laki-laki bukan mahram, seperti anak paman Anda dan saudara laki-laki Anda sebab, kini para wanita telah terbiasa tidak berhijab pada mereka.

• Jangan Anda relakan isteri menjahitkan baju pada selain wanita muslim.

• Jangan Anda perbolehkan isteri Anda mengenakan kaos kaki teranparan atau warna warni.

• Cegahlah isteri Anda memakai sepatu berhias agar tidak mengundang pandangan laki-laki.

• Jangan Anda biarkan isteri berdesak-desakan dengan laki-laki dan membuka aurat di depan pembeli. Sungguh, Al;lah itu cemburu, maka orang muslim lebih berhak cemburu.

• Laranglah isteri Anda bernazar meninggalkan sebagian makanan. Sebab, itu tidak disyariatkan.

• Laranglah isteri Anda mengiringi jenazah.

• Ajarilah isteri dan anak perempuan Anda menjaga rahasia suami mereka.

• Jangan biarkan isteri dan anak perempuan Anda menyakiti suami mereka dengan perkataan, perbuatan, atau penolakan.

• Cegahlah isteri Anda bergaul dengan wanita yang (mutabariyyah) hingga tidak tertulari. Dan di sisi lain, ridha dengan kemaksiatan adalah maksiat.

• Laranglah isteri Anda menghadiri pesta yang mengundang (penyanyi) dan (penari wanita), serta alat-alat musik yang terlarang.

• Jangan Anda biarkan isteri Anda membicarakan dengan tamu di depan pintu rumah.

• Jangan biarkan isteri Anda berbicara dengan laki-laki, melaionkan karena terpaksa, dan tampa melembutkan suara.

• Ajarilah isteri Anda untuk tinggal di rumah dan itulah fitrah penciptaan mereka; dan jangan Anda biarkan mereka keluar rumah tampa izin Anda.

• Jangan Anda biarkan isteri Anda pergi bertamasya,. Menghadiri pesta, atau pergi ke bioskop sendirian. Sebab, tempatb-tempat itu mengajarkan kekejian.

Iklan