Archive for Februari, 2012


Rahmat Mulyadi

Gambar Baca lebih lanjut

Renungan dan kajian kaum beriman (Muslimin).

Lima hal,Lebih baik dari harta yang dwakafkan
Ada lima hal yang jika kamu lakukan, manfaatnya jauh lebih baik dari Harta- Harta yang diwafkan.
Pertama,
jangan membicarakan hal yang tidak bermanfaat bagimu,karena itu lebih utama dandapat menjagamu dari dosa.
Kedua,
jangan membicarakan hal yang bermanfaat bagimu sampai kamu mendapatkan tempatnya, karena beberapa banyak orang yang membicarakan suatu hal yang bermanfaat baginya, tetapi ia meletakkannya bukan pada tempatnya,lalu ia binasa.
ketiga,
jangan berdeat dengan orang yang santun dan jangan pula berdebat dengan orang yang bodoh,karena orang yang santun akan membencimu dan orang yang bodoh akan menyakitimu.
keempat,
sebutlah saudaramu yang jauh dengan nsesuatu yang engkau sukai jika ia menyebutmu dengannya, dan sembunyikanlah apa yangengkausukai jika ia menyembunyikannyapuladarimu.Dan
kelima.
Beramallah seperti amal seorang yang melihat amal akan dibalas dengan kebaikan dan akan dicegah dari keburukan.

Picture 008

“Kiat melawan hawa nafsu”

Rasulullah menggambarkan perang melawan hawa nafsu sebagai sebuah jiha. Ini dikatakannya setelah pulang dari “perang baar” melawan musyrikin quraisy yang dimenangkan oleh pihak kaum Muslimin,” kita kembali dari jihad kecil menghadapi jiha besar?”
“Apa yang dimaksud dengan jihad akan kita hadapi itu?”
Dan berikut resep dari “Ibnu Qaiyim” agar kita bisa membebaskan diri dari jeratan hawa nafsu:
.Memiliki kesabaran dalam setiap menghadapi kepahitan sebaik-baiknya hidup ialah jika seseorang mengetahui hdup itu dengan kesabaran.
.Berpikir bahwa dia diciptakan bukan untuk kepentingan nafsu, tetapi untuk urusan yang besar, yang tidak bisa dicapai kecuali dengan menentang nafsunya.
.Mempertimbangkan akibat nafsu, sehingga ia tau berapa nafasu itu meloloskannya kepada ketaatan dan mendatangkan kehinaan.
.Mempertimbangkan hak orang lain dengan sebenar-benarnya, kemudian menggambarkan jika kedudukannya seperti orang lain.
.Menghinakan diri sendiri karena tunduk kepada hawa nafsu. Jangan tertipu kehebatan dan kesombongan orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya.
.Ingatlah sabda Nabi: Orang yang kuat itu bukan karena dengan bergulat, tetapi orang yang kuat ialah yang dapat menguasai dirinya tatkala sedang marah.******

“Tadaru,Khusyu”
Bahwa do’a itu harus diawali dengan sebutan nama Allah dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Sebagai penutup adab do’a dikemukakan, bahwa do’a itu baru diucapkan sesudah taubat membersihkan diri dari segala perbuatan yang keji.
Adab-adalah do’a ini pernah dibacakan “Imam Ghazali” dalam kitabnya, bahkan “Imam Ghazajali” menekankan kepada yang dinamakan “adab bathin”, yang baginya menjadi pokok sebab diterimanya sesuatu do’a oleh Tuhan. Tuhan hanya menerima do’a-do’a orang-orang yang bersih jiwanya, yang tidak ada hasud dan dengki dalam jiwanya, jika sifat-sifat bathin yang keji itu masih bersarang dalam jiwanya, meskipun badannya bersih, ucapannya jelas, dan air matanya menetes, kebumi, namun do’anya tetap ditolak Tuhan, “Imam Ghazali” untuk menguatkan alasannya mengemukakan sebuah cerita dari bani israil, yang pada suatu ketika kekurangan hujan. Meskipun Nabi Musa terus berdo’a meminta dicurahkan hujan, tetapi tuhan menyampaikan kepadanya wahyu. Aku tidak memperkenankan do’amu, dan do’a orang-orang yang bersamamu, karena ada diantaranya terdapat tukang fitnah dan dengki hati..***********

Tafakur berarti berkonsentrasi,memusatkan pikiran ke suatu tujuan,untuk mendapatkan suatu jawaban,untuk kepastian yang tidak terjangkau oleh akal …?.
Tafakur berarti teringat , terkenang refleksi atau perenungan tentang sesuatu . Tafakur adalah mengevaluasi diri sendiri serta memahami kebesaran , keindahan dan kemuliaan Allah SWT sambil memohon petunjuk-Nya .
Melakukan Tafakur di malam hari sesuatu shalat tahajud sangat baik dengan mengagungkan nama Allah . Bila pelaksanaan tahajud dan tafakur ini dilakukan dengan sungguh – sungguh , sabar , ikhlas , tidak dibebani urusan dunia , insya Allah akan datang tuntunan baginya dan mendapatkan tempat yang terpuji sebagaimana janji Allah .
Beberapa hal yang dianjurkan untuk direnungkan dalam bertafakur , adalah
1 .Bertafakur tentang ciptaan Allah dan kehidupan alam semesta . Perenungan ini akan mendorong kita mengakui kebesaran dan kekuasaan Allah yang tidak terbatas dan betapa tiada artinya diri kita dibandingkan dengan kebesaran Allah .
2 .Bertafakur tentang karunia , kemudahan dan nikmat yang telah dilimpahkan oleh Allah .perenungan nikmat Allah , akan mendorong kita selalu mensyukuri dan menyibukan diri dengan ibadah dan amal sholeh sebagai wujud kecintaan kita kepada Allah .
3 .Bertafakur tentang luasnya pengetahuan Allah . perenungan ini akan membuahkan rasa malu dalam diri ketika Allah menemui kita ditempat larangan-Nya atau tidak menjumpai kita ditempat perintahnya .
4 .Bertafakur tentang kefanaan kehidupan dunia dan kekalnya kehidupan akhirat. Pernungan ini akan mendorong sikap Zuhud terhadap dunia dan kecintaan kepada Akhirat.
5 .Bertafakur supaya tidak lalai kepada Allah, akan mendorong kita untuk beribadah, takut meninggalkan perintah dan mengerjakan laranannya.
6 .Bertafakur tentang amal saleh dan perbuatan dosa serta ganjaran / siksa terhadapnya, perenungan ini mendorong kita selalu beramal saleh, berbuat baik dan menghidari perbuatan dosa.
7 .Bertafakur tentang kematian akan mendorong kita selalu beribadah dan berbuat baik sebagai bekal kehidupan di akhirat kelak.
Kita dilarang melakukan tafakur tentang “ Dzat Allah “, karena bekal benih kesetanan Bertafakur tentang Dzat Allah adalah mustahil Karenna yang fana (Manusia) tidak dapat merenungkan Yang Kekal ( Allah ) Dzat Allah tidak dapat dijangkau oleh perkiraan manusia.
Al Gazali meriwayatkan bahwa Ibnu Abbas, saudara sepupu dan sahabat Nabi Muhammad SAW. Suatu ketika mengatakan bahwa sebagian orang berusaha berfikir tentang Dzat Allah. Nabi menjawab bahwa seharusnya mereka berfikir tentang makhluk – makhluk Allah dan bukan Allah sendiri. “ Berfikir tentang segala sesuatu kecuali Dzat Allah.” demikian salah satu sabda Nabi Muhammad SAW.”
Rahmat Mulyadi Taman Bima Permai Blok A 11 Cirebon Jabar

Renungan dan kajian kaum beriman (Muslimin) 1 .Wahai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukan suatu perniagaan yang dapat menyelelamatkan kamu dari azab yang pedih? ( Ash Shaff : 10 ) 2 .Yaitu kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu, itulah yang lebih baik bagi kamu jika mengetahuinya. ( Ash Shaff :11 ) 3 . Perumpamaan ( nafkah yang dikeluarkan oleh ) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butur, pada tiap-tiap butir : seratus biji, Allah melipat gandakan ( ganjaran ) bagi siapa yang dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas ( kurnia-Nya ) lagi Maha Mengetahui.( Al-Baqarah : 261 ) 4 .Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo’alah untuk mereka. Sesungguhnya do’a kamu itu ( menjadi ) ketentraman jiwa bagi mereka. dan Allah mendengar lagi Maha Mengetahui.( At-Taubah : 103 ) 5 . Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan di dunia ini dan di akhirat : sesungguhnya kami kembali ( bertaubat ) kepada Engkau. Allah berfirman : “siksa-Ku akan kutimpakan kepada siapa yang aku kehendaki dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertaqwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami.”